Showing posts with label Chart. Show all posts
Showing posts with label Chart. Show all posts

Galeri Power View dengan Data Penduduk Indonesia Versi Wikipedia

Power View adalah fasilitas eksplorasi dan visualisasi data baru yang terdapat pada Excel versi 2013 dan produk Microsoft lainnya yaitu MS Sharepoint.

Pada kesempatan kali ini, penulis coba melakukan visualisasi Power View data penduduk Indonesia dari Wikipedia, dan hasilnya sangat impresif!

Mau buktinya? Silahkan dilihat gambar-gambar screenshot hasil dari Power View berikut!
Chart Power View dan Map Indonesia
Power View dengan detil Peta Propinsi - Lokasi Kota
Filter interaktif untuk kota-kota di propinsi Jawa Timur. 
Tampilan Penuh Excel 2013 dengan Power View
Informasi jumlah penduduk propinsi ketika di-klik kota terkait di peta
Tertarik mengikuti pelatihan yang terkait dengan Power View dan Microsoft BI? Silahkan hubungi kami melalui email di info@belajarexcel.info. Terima kasih.

Membuat Candlestick Chart di Excel 2010


Slide presentasi di atas menunjukkan rangkaian screenshot mengenai langkah-langkah pembuatan Candlestick Chart pada Microsoft Excel 2010. Contoh data yang diambil adalah harga saham Apple Inc dari tanggal 1 s/d 31 Desember 2013.

Semoga bermanfaat!


Cara Menambahkan Judul pada Diagram Garis Excel 2010

Setelah Anda selesai membuat diagram garis pada artikel sebelumnya, perhatikan bahwa pada grafik tersebut belum terdapat judul. Tanpa judul kita tidak begitu jelas apa yang coba disampaikan oleh grafik tersebut.

Mari kita tambahkan judul grafik dengan langkah-langkah berikut ini.
  1. Klik chart yang ingin ditambahkan judulnya. Pada menu Ribbon akan muncul menu group Chart Tools dengan 3 tab: Design, Layout dan Format.

  2. Klik tab Layout.
  3. Klik menu Chart Title, akan muncul 2 pilihan posisi untuk judul chart yaitu Centered Overlay Title dan Above Chart. Pilih Above Chart untuk meletakkan judul di atas chart.

  4. Pada chart kita akan muncul tulisan Chart Title. Klik pada teks tersebut sampai kursor untuk melakukan edit muncul.

  5. Masukkan teks Jumlah Unit Terjual - Tahun 2011. Setelah selesai klik cell atau objek di luar area judul.

  6. Selesai.

Cara Membuat Diagram Garis atau Line Chart pada Excel 2010

Diagram garis atau line chart adalah tipe diagram dimana berbagai titik data dihubungkan dengan garis tegas. Chart ini biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu trend yang berlangsung dalam suatu periode waktu tertentu.

Berikut adalah langkah-langkah mudah dan cepat untuk membuat diagram garis:
  1. Buatlah worksheet baru dan isi dengan data seperti tampak pada gambar berikut ini. Diandaikan data tersebut adalah data jumlah penjualan item Compact Disc (CD) pada cabang Tangerang, Serang, dan Bandung untuk tahun 2011.


    Anda juga bisa download file latihan yang berisi data tersebut disini .
  2. Pilih range data dari alamat A3 s/d D15.
  3. Klik tab Insert pada menu ribbon.
  4. Pada kelompok menu Charts, klik Line dan ambil pilihan diagram pertama seperti terlihat pada gambar screenshot berikut.

  5. Langkah no. 4 di atas akan membentuk diagram garis dengan tampilan standar secara otomatis seperti terlihat pada gambar berikut ini.



    Terlihat pada chart tersebut data bulan menjadi categories dan cabang menjadi series.
  6. Coba arahkan kursor mouse menuju titik tertentu dari salah satu garis. Akan muncul informasi selengkapnya dari titik tersebut seperti tampak pada gambar berikut.

  7. Selesai.

Artikel Terkait: Cara Menambahkan Judul pada Chart


Data Series dan Categories

Pada banyak kesempatan di saat workshop, training, maupun implementasi proyek, penulis sering sekali mendapatkan pertanyaan dasar mengenai chart. Pertanyaan tersebut adalah mengenai perbedaan antara data series dan data categories.

Pada artikel berikut penulis coba uraikan secara singkat perbedaan antara keduanya dilengkapi dengan sedikit gambar.

Data series atau seri data adalah satu set kumpulan nilai yang memiliki karakteristik yang sama, dan diberi nama tertentu. Sebagai contoh, seri data untuk nilai penjualan dan untuk jumlah unit terjual.

Tiap nilai dari seri data ini biasanya memiliki persinggungan dimana kedua nilai bertemu di satu atau beberapa kategori, sebagai contoh baik nilai penjualan maupun jumlah unit terjual memiliki pencatatan nilai untuk bulan Januari s/d Desember.

Januari s/d Desember disebut sebagai kategori atau titik axis di dalam chart. Kumpulan nilai-nilai kategori ini adalah Data Categories.

Berikut adalah gambaran chart untuk menggambarkan secara cukup jelas posisi data series dan categories.


Semoga Bermanfaat

Membuat Pareto Chart dengan Excel 2007 (Format 2 Axis)


Pareto Chart atau Pareto Diagram adalah suatu tipe chart berdasarkan analisa Pareto yang berisi dua metrik :
  1. Nilai individual suatu transaksi, dipresentasikan dalam bentuk bar atau column - diurutkan dari nilai terbesar sampai terkecil.
  2. Nilai persentase akumulatif dari nilai individual, dipresentasikan dalam bentuk line chart.
Artikel berikut akan menunjukkan langkah demi langkah cara pembuatan Pareto Chart pada Excel 2007.

Menggunakan Sparklines pada Excel 2010

Pada Excel 2010 ada satu tipe chart yang sangat menarik yaitu Sparkline. Sparkline adalah suatu line chart dalam format ukuran yang sangat kecil sehingga bisa dimuat dalam suatu cell Excel.


Karena berukuran mini, data dan indikator yang ditampilkan bisa sangat banyak dan membuat kita memahami data secara satu kesatuan dengan lebih baik. Sparkline sering sekali menjadi bagian dari komponen visualisasi dashboard yang sekarang menjadi trend.

Penggagas atau penemu sparkline adalah Edward Tufte, seorang pakar di bidang statistik dan visualisasi data.

Pada Excel 2010 sparkline telah menjadi fitur standar. Dan berikut ini penulis akan mencoba menjelaskan cara pembuatan, formatting, dan cara menghilangkan sparkline di Excel 2010.

File Latihan


Menambahkan Sparkline

  1. Jalankan aplikasi Microsoft Excel 2010, dan buka file data-sparklines.xlsx yang telah Anda download di atas.
  2. File akan terbuka, tetapi pada bagian atas workbook ini akan muncul suatu panel warna kuning berupa peringatan bahwa file ini tidak bisa diedit karena berasal dari Internet (lihat gambar). Klik tombol Enable Editing sehingga kita bisa lanjutkan latihan kita.

  3. File ini berisi data periodik bulanan untuk jumlah item terjual berdasarkan kategori produk.

  4. Tempatkan cursor pada cell di  bawah kolom Sparklines 1, atau pada alamat cell N2.

  5. Pilih range data N2:N41, dimana kita akan menempatkan semua sparkline.
  6. Pada menu ribbon, pilih tab Insert, pada group Sparklines klik Line.

  7. Pada dialog Create Sparklines, masukkan data range B2:M41, klik tombol OK.

  8. Di bawah kolom Sparklines 1, akan muncul line chart kecil yang muat ke dalam satu cell, inilah yang disebut dengan Sparklines.

  9. Kita akan tambahkan jenis sparklines lain. Di bawah kolom Sparklines 2, pilih range O2:O41.
  10. Pada menu ribbon, pilih tab Insert, pada group Sparklines klik Column.

  11. Pada dialog Create Sparklines, masukkan data range B2:M41, klik tombol OK.
  12. Sebagai hasilnya, di bawah kolom Sparklines 2 akan muncul sparklines kedua bertipe column.

  13. Untuk selanjutnya kita akan melakukan format sparkline ini lebih lanjut.

Format Sparkline

  1. Tempatkan cell pada alamat N2, pada menu ribbon klik tab Design pada Sparkline Tools yang muncul ketika cell kita arahkan pada sparklines.

  2. Masih pada ribbon, grouping Show, centang pilihan High Point dan Low Point.

  3. Perhatikan perubahan pada sparklines kita, terdapat dua titik pada tiap sparkline yang menandai nilai minimum dan maksimum.

  4. Rubah warna untuk titik maksimum dengan cara klik Marker Color, High Point dan pilih warna yang kita inginkan.

  5. Hasil akhir sparkline akan tampak sebagai berikut.

  6. Selesai.

Menghilangkan Sparkline

  1. Kita akan hilangkan sparklines yang ada di bawah kolom Sparklines 2. Arahkan cell ke alamat O2.
  2. Pada menu ribbon Sparkline Tools, tab Design, klik tombol Clear, Clear Selected Sparkline Group pada grouping Group.

  3. Terlihat sparkline bertipe column telah dihilangkan dari worksheet kita.

  4. Selesai.

Cara Membuat Grafik Batang pada Excel 2007


Grafik batang atau Bar Chart merupakan salah satu tipe grafik yang sering digunakan karena kejelasannya dalam menunjukkan perbandingan data. Bar chart sering juga disebut dengan Column Chart.

Pada artikel ini, penulis coba langsung memberikan contoh penggunaan dari bar chart dengan suatu case, semoga bermanfaat.

Gambar berikut di bawah ini menunjukkan input yang kita miliki dan output yang kita akan dapatkan. Data berupa hasil sensus penduduk pulau Jawa pada tahun 2000 dan 2010 (berdasarkan data BPS).

Pembuatan Grafik yang akan dilakukan pada artikel ini
(klik gambar untuk memperbesar)

Langkah Pembuatan Grafik Batang (Column Chart)

  1. Buatlah satu file workbook baru pada Excel 2007.
  2. Pada sheet1, masukkan data dengan layout seperti berikut. Anda juga dapat men-download file contohnya disini.

  3. Pilih range data B5 s/d D11.

  4. Klik tab Insert, dan pada bagian Charts pilih Column | 3-D Clustered Column.

  5. Akan terbentuk grafik atau chart dengan tampilan seperti berikut ini.



    Terlihat pada bagian axis terdapat label 6 propinsi dengan grafik statistik penduduk masing-masing warna biru untuk tahun 2010 dan warna merah untuk 2010.
  6. Untuk memberi judul pada chart ini, klik chart tersebut dan pada menu Ribbon pilih Chart Tools | Layouts | Chart Title | Above Chart.

  7. Masukkan judul grafik seperti pada gambar berikut.

  8. Selesai, grafik Anda siap ditempatkan di lokasi manapun pada workbook Anda.

Sumber Referensi

Launching E-BOOK EIUG: Form Entry Sederhana dengan Excel VBA

Pengunjung BelajarExcel.info Yang Saya Hormati, Pada tanggal 14 Juni 2014,Excel Indonesia User Group (EIUG) yang merupakan salah satu k...